Gejala disgrafia

Beberapa gejala yang terlihat pada anak yang menderita disgrafia:
1. anak bisa berbicara dengan baik, tapi menulis dengan jelek
2. mengeja dengan salah (kata dieja berbeda), terbalik, bunyi yang hampir sama, menghilangkan bunyi.
3. salah mengerti pertanyaan atau kuis.
4. salah mengurutkan angka dan terbalik menulis angka
5. secara umum tidak mampu menulis (dengan waktu dan perhatian yang diberikan untuk itu)
6. tidak konsisten : mencampuradukkan huruf, huruf besar dan kecil, ukuran huruf yang tidak teratur, bentuk huruf tidak teratur, bentuk benda yang tidak beraturan ukurannya.
7. Tidak menyelesaikan kata atau huruf-huruf yang ditulisnya.
8. Posisi menulis yang tidak konsisten pada halaman kertas dibandingkan garis dan batas kiri/kanan kertas.
9. spasi yang tidak beraturan di antara huruf dan kata
10. cara memegang pensil yang tidak biasa (karena pengaruh motorik halus), terutama memegang pensil sangat dekat dengan kertas atau jari jempol menutupi dua jari dan menulis dengan pergelangan tangan
11. Bicara sendiri dengan keras saat menulis atau sangat memperhatikan tangan saat menulis
12. Lambat dan sangat susah mencatat dan menulis, walaupun dari material yang sangat rapi dan mudah
13. Kesulitan berpikir dan menulis pada saat yang sama (mencatat, mengarang)
14. kesulitan membayangkan formasi huruf

sumber: http://rumahkonsultasianak.wordpress.com/2010/03/16/disgrafia-dysgraphia/

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s