penyembuhan fonologi

Bagaimana caranya untuk menghilangkan gangguan fonogis?!

Dengan cara yang tepat anak mempelajari sebuah kata dan mengubahnya dengan cara
yang benar, yaitu:
– penggunaan kata-kata jamak
– penggunaan awalan dan imbuhan
– penggunaan kata yang memberi penjelasan pertambahan dan perbedaan
– penggunaan kata kerja

Pada anak usia empat tahun biasanya sudah bisa menggunakan bentuk kata jamak
secara baik tanpa kesalahan, penggunaan imbuhan, pertambahan – perbedaan, dan
kata kerja.

Bila penyebabnya kurang latihan atau stimulasi, akan lebih mudah dan relatif lebih cepat penyembuhannya asal mendapat penanganan yang baik. Namun bila kerana gangguan neurologi, perlu dikonsultasikan ke ahli neurologi. Sementara jika berkaitan dengan keterbelakangan mental, biasanya relatif lebih sukar kerana bergantung tahap keterbelakangan mentalnya. “Kalau masuk kategori terbelakang sedang, sebutan kata-kata anak biasanya juga sukar ditangkap. Akan tetapi dengan pemberian terapi bicara, sebutannya boleh agak jelas, meski ada juga beberapa yang masih sukar dicerna oleh orang yang mendengarkannya,” jelas mayke.
Yang jelas, jika gangguannya masuk dalam taraf sukar, dianjurkan membawa anak berunding. Kriteria sukar: bila sudah mengganggu komunikasi atau kenalan dengan orang lain, bahkan orang serumah pun tak mengerti apa yang dimaksudnya. Bila sudah ber “sekolah”, gangguan ini boleh menjejaskan prestasi. Misal, harus bernyanyi di depan kelas, tapi karena belum fasih membuatnya tak berani tampil. Jikapun berani, sebutannya yang tak jelas akan memancing teman-teman mengejek.
Diperlukan bantuan ahli terapi bicara untuk mengatasinya. Biasanya terapis akan menelaah kembali apakah si kecil mengalami gangguan speech motor. Gangguan speech motor ada yang bisa dilatih seperti halnya meniup lilin. Tak jarang perlu pula bantuan ahli THT untuk membetulkan adanya gangguan pada organ-organ yang berkaitan dengan bicara yang berada di daerah mulut. Mungkin ada anak yang lidahnya tak terbentuk dengan baik, sehingga terlalu pendek dan mempengaruhi kemampuan bicaranya. Cacat bawaan seperti sumbing juga boleh berpengaruh pada cara bicaranya, tapi gangguan ini boleh diatasi dengan operasi dan terapi bicara.
Anak yang mengalami gangguan fonologi kriteria sedang hingga berat, biasanya terlambat pula perkembangan bicaranya. Misal, baru bisa bicara di usia 3 tahun, atau usia 2,5 tahun baru boleh menyebut Mama / Papa. Kemungkinan lain, meski sudah 2 tahun tapi kemampuan bicaranya masih tahap bubbling alias tanpa arti, seperti “ma … mapa … pa”. Namun Bahasa resetif atau penerimaannya cukup baik, sehingga bila ia disuruh atau diajak bicara akan mengerti.
Yang seperti ini pun, saran mayke, sebaiknya dibawa berunding kerana bila dibiarkan berterusan, kemungkinan anak akan mengalami gangguan fonologi lebih parah. Itu sebab, bila sejak usia 10 bulan atau setahun, anak mula boleh menyebut “Mama / Papa”, tapi selepas 2 dua tahun tak bertambah, kita harus curiga dan cepat minta bantuan ahli. Terlebih bila kita sudah cukup banyak memberi stimulasi atau rangsangan. Bisa dengan membawanya ke psikolog / psikiater lebih dulu untuk mengetahui apakah ia mengalami gangguan fonologi kerana keterbelakangan mental, gangguan neurologi, atau sebab lain.

Bila masalahnya menyangkut gangguan yang tak bisa dikendalikan psikolog, sebaiknya anak dirujuk kepada ahli lain, seperti neurolog atau ahli terapi bicara. Para ahli terapi bicara boleh ditemui di pelbagai institusi yang melakukan terapi untuk anak autis atau anak yang mengalami gangguan perhatian. Mereka biasanya juga menangani anak yang mengalami gangguan bicara. Sedangkan lama pengendalian bergantung beberapa perkara. Seperti berat-ringan gangguan, usaha / kesediaan orang tua untuk mengantar anaknya terapi secara teratur dan melatihnya di rumah, serta kerjasama dari anak. Jadi, saran mayke, kita jangan segan-segan menanyakan pada terapis apa yang perlu dilakukan di rumah untuk menangani anak. Harusnya terapis-terapis pun cukup terbuka untuk memberi cadangan atau masukkan seperti itu.
Keahlian terapis juga mempengaruhi tenggang waktu yang diperlukan untuk menangani gangguan anak. Begitu juga penguasaan / pendalaman terhadap masing-masing bentuk gangguan, tingkat kesulitan, dan cara pengendalian yang tepat untuk setiap gangguan tadi. Selain, terapis juga harus boleh membina hubungan baik dengan anak, sehingga anak merasa senang mengikuti program tersebut. Sebaliknya, akan jadi kendala bila si terapis kaku dan tak bisa memujuk anak

Sumber:
http://www.nusantaraku.org/forum/ms/senda-gurau-indonesia/32937-gangguan-artikulasi-pada-anak.html
http://www.mail-archive.com/idakrisnashow@yahoogroups.com/msg15759.html

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s