contoh kasus enuresis

Saya mempunyai seorang teman yang sampai sekarang masih ngompol. Dia sudah semester 6. Kalau bahasa kesehatanya atau bahasa psikologinya memiliki gangguan enurosis. Saya tahu dia masih mengompol karena ketika saya main ke rumahnya dia dan masuk ke kamarnya, teman saya bilang “Awas, jangan duduk di situ, bekas ompol gue tuh”. Dari situ saya mengetahui dia masih mengompol.
Dia bercerita bahwa dia masih mengompol dan dia tidak mengetahui penyebabnya. Jika menurut saya penyebab dia masih mengompol karena tingkat stress yang tinggi. Dia mempunyai banyak sekali kegiatan mulai dari lingkungan RT-nya dia sampai tugas kuliah yang menumpuk.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s