Analis Sistem pakar

Sistem pakar kali ini yang dibahas adalah

 

Sistem Pakar Berbasis Web sebagai Alat Bantu Pembelajaran Mahasiswa Kedokteran untuk Penyakit Kanker Darah pada Anak (Meiry Yanti Sihombing, Mewati Ayub)

 

Sistem pakar ini merupakan suatu sistem yang bertujuan membantu para mahasiswa kedokteran mengakses materi mengenai penyakit kanker darah pada anak. Sistem pakar ini dibuat karena kemajuan teknologi informasi khususnya internet yang sangat pesat sehingga pengaksesan informasi menjadi lebih cepat. Biasanya mahasiswa mendapatkan informasi mengenai pelajaran mereka dari buku, kini dengan adanya sistem pakar ini maka mahasiswa kedokteran yang ingin mencari informasi mengenai penyakit kanker darak pada anak dapat mengakses sistem pakar ini. Sistem pakar ini berbasis web.

            Berdasarkan isi dari jurnal ini, Aplikasi sistem pakar ini berisi fasilitas untuk melihat definisi leukemia, melihat etiologi (penyebab) leukemia, melakukan konsultasi mengenai penderita yang kemudian akan diberikan solusi beserta penjelasannya, melakukan pengubahan data pada basis pengetahuan yaitu menambah, menghapus, dan atau mengubah data.

 

Proses utama yang terjadi di dalam sistem adalah melihat penjelasan penyakit, konsultasi, melihat kasus penyakit, mengelola penyakit, mengelola gejala, mengelola terapi. Di dalam sistem pakar ini selain bisa mengakses informasi, seorang pakar bisa merubah informasi mengenai penyakit kanker darah sesuai dengan ilmu terbaru.

 

Sistem ini sangat membantu mahasiswa kedokteran untuk mengakses informasi mengenai penyakit kanker darah pada anak dengan cepat sesuai dengan perkembangan ilmu kedokteran terbaru. Selain itu sistem ini dapet memberikan konsultasi dan memberikan terapi yang tepat.

 

Dapus:

Sihombing, M.Y & Ayub .M. (2010). Sistem Pakar Berbasis Web sebagai Alat Bantu Pembelajaran Mahasiswa Kedokteran untuk Penyakit Kanker Darah pada Anak. Diakses pada tanggal 5 juni 2012 dari repository.maranatha.edu/364/1/Sistem Pakar Berbasis Web.pdf.

Profesi psikologi yang menggunakan komputer

Komputer merupakan seperangkat alat yang dapat membantu manusia mengerjakan segala tugas dan urusannya menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Kemajuan komputer pun semakin maju, dimulai dari komputer yang besarnya memenuhi hampir seluruh ruangan sampe komputer yang bisa dijinjing(laptop). Bagi beberapa pekerja, komputer merupakan suatu kebutuhan, misalnya saja seorang guru, ia bisa membuat bahan materi yang akan diajarnya melalui power point/ ms. Word sehingga ia tidak perlu lagi capai-capai menulis di papan tulis. Dengan komputer, pengajarannya pun bisa dijadikan menyenangkan, bisa di tambahkan animasi-animasi yang menggugah siswa belajar.

Hal diatas merupakan salah satu bidang pekerjaan yang biasa menggunakan komputer. Lalu bagaimana dengan bidang pekerjaan yang berhubungan dengan dunia psiklogi?

Mungkin banyak yang berpendapat bahwa psikologi sangat jauh dengan penggunaan komputer. Image psikologi di kalangan umum adalah menyembuhkan orang-orang yang sakit mental, namun dunia psikologi tidak hanya berputar di ranah tersebut. Psikologi mempunyai banyak bidang dan profesi; dan kesemuanya itu menggunakan komputer untuk membantu orang-orang yang berkecimpung dalam bidang psikologi menyelesaikan tugas-tugas mereka dengan mudah. Salah satu profesi dalam psikologi yang menggunakan komputer adalah ilmuan psikologi.

Ilmuwan psikologi adalah seseorang yang ahli dalam bidang psikologi yang berlatang belakang pendidikan S1/S2/S3. Gambaran umum ilmuwan psikologi adalah meneliti fenomena-fenomena yang ada disekitar yang berhubungan dengan psikologi. Ilmuwan-ilmuwan psikologi sangat membutuhkan komputer. Biasanya penelitian mereka akan dibuat ke dalam jurnal. Sebelum menjadi jurnal mereka membuat latar belakang hingga kesimpulan dan saran. Untuk membuat itu semua mereka menggunakan ms.word. para ilmuwan psikologi juga membuat angket/kuisioner yang akan mereka sebar ke responden/sample. Mereka membuat angket juga menggunakan ms.word. setelah semua angket/kuisioner tersebar, mereka menghitung nilai berdasarkan jawaban responden/sample menggunakan sofware SPSS. Dengan SPSS, mereka dapat mudah menghitung segala perhitungan statistik. Jika tidak ada komputer dalam hal ini SPSS, maka para ilmuwan psikologi akan menghitung secara manual dan akan membutuhkan waktu yang lama. Dengan SPSS, para ilmuwan psikologi dengan mudah menghitung semua skor. Mereka hanya memasukan angkanya kedalam SPSS lalu jalankan sesuai kebutuhan dan keluar hasilnya.

Dengan kemajuan komputer dimasa sekarang, maka segala tugas akan menjadi lebih mudah, cepat, dan menyenangkan.

kemajuan teknologi

Kemajuan teknologi

Kemajuan teknologi tidak dapat kita hindari. Dunia semakin maju dan cara kita bertindakpun juga berubah. Tentunya kemajuan tekonologi mempunyai sisi positif dan negatifnya. Sisi positifnya kita menjadi mudah mengakses informasi yang ada sehingga kita tidak “ketinggalan berita” yang ada. Selain itu jarak tidak menjadi masalah untuk “berbicara” dengan kerabat, sekali “klik” kita bisa berbincang dan bertegur sapa dengan kerabat kita dengan biaya yang sangat murah. Bagi para pelajar kemajuan teknologi bisa dimanfaatkan untuk mencari bahan-bahan pelajaran yang dipelajari atau bahkan ada beberapa sekolah maupun universitas yang muridnya atau mahasiswanya tidak perlu hadir dikelas. Mereka hanya membuka situs yang disediakan oleh pihak sekolah atau universitas dan semua bahan-bahan ada di situs tersebut.

Bagi seorang anak yang masih sekolah mungkin hal-hal tersebut sangat membantu karena anak dapat mengetahui banyak informasi yang menarik dan baru selain dari buku. Namun adakalanya kemajuan teknologi dimanfaatkan untuk hal-hal yang buruk misalnya saja mengakses situs-situs porno, kecanduan game online sehingga lupa belajar, dan lain-lainnya.

Untuk mencegah hal tersebut, sebaiknya orang tua mengawasi anak jika perlu mendampingi anak saat didepan komputer. Lalu periksa juga “history”nya agar kita mengetahui apa saja yang dilakukan anak serta beri jadwal kepada anak kapan mereka boleh menggunakan komputer. Letakan komputer di tempat-temapat yang bisa dilihat oleh siapa saja dan Lindungi keamanan komputer agar anak tidak bisa mengakses sesuatu yang tidak diinginkan. Agar anak tidak menjadi candu game online, ajak anak untuk bermain di luar seperti di taman dengan teman-teman sebayanya. Bisa juga anak perhatian anak dialihkan ke hal-hal yang baru seperti les-les kesenian atau bahasa inggris, sehingga akan ada waktu yang dipakai untuk belajar daripada bermain game.

SN, E-mai, IM

Facebook, twitter

                Dua social network atau jejaring sosial ini merupakan yang paling fenomenal dan  sukses di dunia. Banyak orang yang sudah menggunakan dua social network ini. Ada yang suka keduanya ataupun ada yang menyukai salah satu dari dua social network tersebut.

Persamaan dari kedua sosial netwok ini adalah sama-sama menjadi “ajang curhat”. Terkadang orang-orang mencurahkan isi hatinya atau pikiran merupakan di sini. Sebagai contoh “hhhmmm… malming sendirian aja nih”. Yang kedua adalah  Sama-sama ada inbox atau DM(twitter). Jika ada yang sesuatu yang tidak mau diketahui oleh orang lain lain biasanya pengguna sering menggunakan fasilitas ini. Biasanya orang akan bilang “cek DM deh” atau “gua kasih nomor lu d inbox aja y”. Yang ketiga adalah sama-sama bisa menandai seseorang, yang biasa dikenal dengan Tagpost(FB) atau mention(Twitter). Tagpost atau mention ini biasanya untuk menandai nama orang.

Jika membahas perbedaan banyak sekali perbedaan antara dua social network ini.

Facebook:

  • Facebook menawarkan karakter huruf yang sangat banyak, sehingga seseorang yang ingin mengupdate status ataupun yang ingin mengirimkan wall tidak merasa terbatasi.
  • Facebook mempunyai fasilitas chatting.
  • Facebook bisa menyimpan foto, sehingga kita bisa selalu melihat-lihat yang sudah kita upload.

Twitter

Twitter hanya menawarkan 140 karakter huruf. Jadi sangat terbatas untuk berbicara

Kita bisa update tentang kegiatan para artis baik dalam maupun luar negeri yang kita idolakan  jika kita mem-follow mereka

Gmail, Ymail

                Gmail dan Ymail merupakan saraan yang dipakai orang untuk mengirim surat dari satu orang ke orang lain secara elektronik. Dengan menggunakan e-mail orang tidak perlu repot-repot untuk mengirim surat melalui kantor pos.

                Gmail sangat mudah untuk diakses hal ini mungkin dikarenakan gmail minim dengan iklan, sedangan Ymail sangat dipenuhi dengan iklan sehingga untuk membuka Ymail diperlukan waktu yang sedikit lama. Untuk orang yang sang benci untuk menunggu mungkin bisa menggunakan Gmail. Namun disisi lain Ymail lebih berwarna daripada Gmail. Dengan warna ungu-nya yang khas Ymail memberikan sajian yang menarik untuk dilihat.

G-talk dan YM(yahoo mesengger).

Jika dilihat penampilannya, YM sangat menonjol, dengan tampilan yang berwarna ungu dan dengan lambang muka orang yang sangat atraktif membuat orang tertarik untuk menggunakannya. Selain itu YM tampilan YM juga bisa diubah dan ada template-template yang sangat lucu. Kelebihan YM juga bisa conference. Apabila kita ingin mengobrol dengan komunitas kita maka kita tinggal meng-invite saja.

G-talk  sangat minim akan  warna. Yang sudah-sudah saya gunakan hanya begitu-begitu saja entah belum meempelajarinya lebih lanjut atau bagaimana tp saya menggunakan Gtalk hanya untuk chatting.

STRESS DAN LINGKUNGAN

PENGERTIAN STRESS
Stress adalah suatu kondisi anda yang dinamis saat seorang individu dihadapkan pada peluang, tuntutan, atau sumber daya yang terkait dengan apa yang dihasratkan oleh individu itu dan yang hasilnya dipandang tidak pasti dan penting (Wikipedia,2011)
Menurut Hans Selye (dalam Prabowo, 1998) stress adalah respon yang tidak spesifikdari tubuh pada tiap tuntutan yang dikenakan padanya. Menurut Korchin keadaan stress muncul apabila tuntutan-tuntutan yang luar biasa atau terlalu banyak mengancam kesejahteraan atau integritas seseorang.
Karena banyaknya definisi mengenai stres, maka Sarafino (1994) mencoba mengonseptualisasikan kedalam tiga pendekatan, yaitu :
1. Stimulus
Keadaan atau situasi dan peristiwa yang dirasakan mengancam atau membahayakan yang menghasilkan perasaan tegang disebut sebagai stressor. Beberapa ahli yang menganut pendekatan ini mengkategorikan stressor menjadi tiga :
a. Peristiwa katastropik, misalnya angin tornado atau gempa bumi
b. Peristiwa hidup yang penting, misalnya kehilangan pekerjaan
c. Keadaan kronis, misalnya hidup dalam kondisi sesak dan bising
2. Respon
Respon adalah reaksi seseorang terhadap stressor. Untuk itu dapat diketahui dari dua komponen yang saling berhubungan, yaitu
a. komponen psikologis (perilaku, pola pikir dan emosi) dan komponen fisiologis (detak jantung, keringat dan sakit perut).
b. Kedua respon tersebut disebut dengan strain atau ketegangan.
3. Proses
Stress sebsagai suatu proses terdiri dari stressor dan strain dan satu dimensi penting yaitu hubungan antara manusia dengan lingkungan.
KAITAN STRESS DENGAN PSIKOLOGI LINGKUNGAN
Dalam mengulas dampak lingkungan binaan terutama bangunan terhadap stres psikologis, Zimring mengajukan dua pengandaian. Yang pertama, stres dihasilkan oleh proses dinamik ketika orang berusaha memperoleh kesesuaian antara kebutuhan-kebutuhan dan tujuan dengan apa yang disajikan oleh lingkungan. Proses ini dinamik karena kebutuhan-kebutuhan individual sangat bervariasi sepanjang waktu dan berbagai macam untuk masing-masing individu. Cara penyesuaian atau pengatasan masing-masing individu terhadap lingkungannya juga berbagai macam.
Pengandaian kedua adalah bahwa variabel transmisi harus diperhitungkan bila mengkaji stres psikologis yang disebabkan oleh lingkungan binaan. Misalnya perkantoran, status, anggapan tentang kontrol, pengaturan ruang, dan kualitas lain dapat menjadi variabel transmisi yang berpengaruh pada pandangan individu terhadap situasi yang dapat dipakai untuk menentukan apakah situasi tersebut menimbulkan stres atau tidak.
Menurut Iskandar, proses terjadinya stressjuga melibatkan kemampuan kognitif.Stress yang diakibatkan oleh kepadatan dalam ruang dengan penilaian kognitif akan mengakibatkan dentut jantung bertambah tinggi dan tekanan darah menaik, sebagai reaksi stimulus yang tidak diinginkan. Dengan kondisi tersebut. Maka seseorang yang berusaha mengatasi situasi stress akan memasuki tahap keleahan karena energinya telah banyak digunakan untuk mengatasi situasi stress
APAKAH STRESS DAPAT MEMPENGARUHI PERILAKU INDIVIDU DI DALAM LINGKUNGAN?
Jawabannya adalah stress dapat mempengaruhi perilaku individu dalam lingkungan. Fontana menyebutkan bahwa stress lingkungan berasal dari sumber yang berbeda-beda seperti tetangga rebut, jalan menuju bangunan tempat kerja yang mengancam nilai atau kenikmatan, dan kecemasan financial atas ketidakmampuan membayar pengeluaran-pengeluaran rumah tangga.
Sebagai contoh jika kita sudah stress macetan-macetan dijalan, maka kredibilitas kita dalam bekerja menurun. Hubungan pertemanan di tempat kerja pun menjadi sedikit terhambat. Bisa jadi ketika kita stress teman kita yang menjadi tepat caci maki kita.
Sumber:
Wikipedia.com
Prabowo, H. 1998. arsitektur, psikologi dan masyarakat. Jakarta: Gunadarma.

PRIVASI, RUANG PERSONAL, TERITORIALITAS

PRIVASI
Kita sering mendengar istilah privasi. Sebagai contohnya, Istilah privasi sering kita dengar pada saat mendengarkan infotainment dimana artis-artis sering mernjaga privasinya dihadapan wartawan. Namun apa pengertian privasi itu?
Rapport mendefinisikan privasi adalah kemampuan untuk mengontrol interaksi, kemampuan untuk memperoleh pilihan-pilihan dan kemampuan untuk mencapai interaksi seperti yang dinginkan. Sedangkan altman mendefinisikan privasi sebagai proses pengontrolan yang selektif terhadap akses kepada diri sendiri dan akses kepada orang lain.

Prabowo, H. (1998). Arsitektur, psikologi dan msyarakat. Depok: Penerbit Gunadarma.
Altman menjelaskan beberpa fungsi privasi:
1. Privasi adalah pengaruh dan pengontrol interaksi interpersonal
2. Merencanakan dan membuat strategi untuk berhubungan dengan orang lain
3. Memperjelas dengan konsep diri.
RUANG PERSONAL
Ruang personal digambarkan oleh Goffman sebagai jarak/daerah disekitar individu dimana dengan memasuki daerah orang lain, menyebabkan orang lain tersebut merasa batasnnya dilanggar, merasa tidak senang, dan kadang-kadang menarik diri. Ruang personal merupakan proses dinamis yang memungkinkan kita keluar darinnya sebagai suatu perubahan situasi. Ruang personal berhubungan dengan jarak-jarak antar manusia, walaupun ada tiga orientasi dari orang lain: berhadapan, saling membelakangi, dan searah.
Menurut Edward T. Hall dalam interaksi sosial terdapat 4 zona spasial meliputi: jarak intim, jarak personal, jarak sosial, jarak public.
1. Jarak intim adalah jarak yang dekat dengan jarak 0-18 inci
Contoh: hubungan suami dan istri atau olah raga denga kontak fisik langsung
2. Jarak personal yang memiliki jarak antara 1,5 – 4 kaki
Contoh: hubungan diantara teman dekat sebagaimana interaksi sehari-hari
3. Jarak sosial yang memiliki jarak 4-7 kaki
Contoh: hubungan-hubungan interpersonal dan hubungan bisnis
4. Jarak public berjarak lebih dari 12 kaki
Contoh: hubungan-hubngan formal antara individu (actor atau politisi) dengan public.
Privasi, Ruang Personal dan lingkungan
Privasi sangat dipengaruhi lingkungan dan sangat erat kaitannya dengan ruang personal. Salah satu contoh simple yang kita lakukan. Di dalam bersosialisi, kita bertemu dengan berbagai macam karakteristik orang dan pastinya kita berinteraksi dan menjalin relasi baik itu pertemanan, bisnis dll. Terkadang kita membutuhkan kehidupan “zona privasi” untuk merenung (dalam kaitan ini memperjelas konsep diri); mungkin kita butuh sendiri, menginstropeksi diri atau pun yang lainnya. Namun Apabila ada salah satu teman kita yang ingin tahu keadaan kita disaat kita ingin sendiri, pastinya ruang personal kita menjadi terganggu dan akhirnya kita menjadi marah dengan teman kita dan bisa menjadi tidak respect lagi dengan teman kita.
Privasi pastinya sangat kita butuhkan dan oleh sebab itu kita juga membutuhkan ruang personal dimana kita membutuhkan jarak dengan orang lain. Apabila orang tersebut melebih batas maka kita akan sangat marah dan terganggu.

TERITORIALITAS
Holahan mengungkapkan bahwa teritorialitas adalah suatu tingkah laku yang diasosiasikan pemilikan atau tempat yang ditempatinya atau area yang sering melibatkan cirri pemilikannya dan pertahanan dari serangan orang lain. Teritorialitas memiliki implikasi tertentu yang secara geografis merupakan daerah yang tidak berubah-ubah.
Ada 4 karakteristik menurut Lang:
1. kepemilikan atau hak dari suatu tempat;
2. personalisasi atau penandaan dari suatu area tertentu;
3. hak untuk mempertahankan diri dari gangguan luar; dan
4. pengatur dari beberapa fungsi, mulai dari bertemunya kebutuhan dasar psikologis sampai kepada kepuasan kognitif dan kebutuhan-kebutuhan estetika.

Teritorialitas dengan lingkungan.
Teritorialitas sangat berkaitan dengan lingkungan. Sebagai contoh, Negara A batas wilayahnya diganggu dan diakui bahwa daerah itu merupakan daerah Negara B. maka Negara A akan mempertahankan mati-matian karena tidak mau batas wilayahnnya ada yang hilang dan akan mempertahankan dirinya dari gangguan dari luar seperti mengadakan perjanjian batas wilayah. Bila perjanjian tersebut tidak mencapai kata mufakat maka peperangan bisa terjadi.

KEPADATAN DAN KESESAKAN

KEPADATAN
Kepadatan adalah hasil bagi jumlah objek terhadap luas daerah. Dengan demikian satuan yang digunakan adalah satuan/luas daerah, misalnya: buah/m2. Sebagai contoh, kepadatan penduduk disebut sebagai 65 orang/km2. (Wikipedia, 2011)
Kepadatan menurut MK, kepadatan tidak identik dengan banyaknya jumlah penduduk suatu Negara, artinya penduduk yang banyak tidak selalu menyebabkan negara tersebut padat, sebab kepadatan erta kaitannya dengan luas Negara dan pesebaran penduduknya.
MK melanjutkan, Faktor-faktor ang menyebabkan kepadatan:
1. Faktor iklim dan topografi, iklim yang nyaman dan topograpi yang landai menyebabkan penduduk menjadi padat dan terkonsentrasi
2. Faktor ekonomi, tersediannya sumber daya alam dan lapangan kerja.
3. Faktor sosial budaya, kesempatan meneruskan pendidikan, keterbukaan masyarakat, selain itu daerah yang relative aman akan selalu menjadi pemukiman yang padat
Menurut Saktiyono, ada beberapa akibat dari kepadatan diantaranya adalah:
1. Kekurangan makanan. Dengan bertambahnya jumlah populasi, maka jumlah kebutuhan makanan yang diperlukan juga semakin banyak. Jika hal ini tidak diimbangi dengan peningkatan produksi pangan, maka dapat terjadi kekurangan makanan
2. Kebutuhan air bersih. Air merupakan kebutuhan mutlak makhluk hidup. Akan tetapi, air yang dibutuhkan adalah air bersih. Jika suatu daerah populasinya padat, maka kebutuhan akan air bersih pun juga padat.
3. Kebutuhan udara bersih. Setiap manusia membutuhkan oksigen untuk bernapas. Di daerah yang penduduknya banyak maka kebutuhan udara bersih juga meningkat. Bila udara bersih disuatu lingkungan padat penduduk tidak terpenuhi maka dapat menurunkan tingkat kesehatan penduduknya.
4. Berkurangnya ketersediaan lahan. Peningkatan populasi manusia manusia atau meningkatnya jumlah penduduk menyebabkan tingkat kepadatan semakin tinggi. Kepadatan penduduk dapat mengakibatkan tanah pertanian semakin berkurang karena digunakan untuk pemukiman penduduk.
5. Kerusakan lingkungan. Setiap tahun, hutan dibuka untuk kepentingan hidup manusia seperti untuk dijadikan lahan pertanian atau pemukiman.
6. Pencemaran lingkungan. Di daerah lingkungan yang padat penduduk, sampah rumah tangga juga banyak. Karena terbatasnya tempat penampungan sampah, sering kali sampah dibuang dibuang ditempat yang tidak semestinya. Sampah rumah tangga yang umumnya sampah organic bila masuk ke perairan seperti sungai menyebabkan pencemaran.
7. Terbatasnya ruang gerak. Di daerah kepadatan penduduk yang tinggi, umumnya rumah-rumah penduduk saling berdekatan dan berhimpitan. Keadaan yang demikian menyebabkan terbatasnya ruang gerak. Akibatnya, dapat memberikan dampak negative bagi kesehatan penduduk.
Kepadatan dapat menimbulkan berbagai masalah seperti pengangguran, kemacetan, perampokan, dan yang lainnya.
Daftar pustaka:
-MK, Idianto Mu’in. Pengetahuan Sosial Geografi. Grasindo. http://books.google.co.id/books?id=t_S_F7iYVJAC&pg=PA92&dq=kepadatan&hl=id&ei_p6MTbKOLMjwrQeWrDaDQ&sa=X&oi=book_result&ct=result&resnum=1&ved=0CCcQ6AEwAA#v=onepage&q=kepadatan&f=false.Diakses tanggal 25 maret 2011.
-Saktiyono. IPA Biologi. Esis. http://books.google.co.id/books?id=pFCjM3FTWdgC&printsec=frontcover#v=onepage&q&f=false diakses tanggal 25 maret 2011.

KESESAKAN
Kesesakan mempunyai hubungan dengan kepadatan yaitu banyaknya jumlah manusia dalam suatu batas ruang tertentu. Makin banyak jumlah manusia berbandig luasnya ruangan, makin padatlah keadaannya.
Variable lain berkaitan dengan pengalaman akan kesesakan yaitu kecenderngan afiliatif atau sosiabilitas.seseorang yang mempunyai kecenderungan mudah bergaul mempunyai toleransi yang tinggi terhadap situasi yang padat daripada mereka yang cenderung tidak afiliatif.
Pengalaman budaya dan gender juga mempengaruhi rasa kesesakan. Pengalaman seseorang tentang kepadatan tinggi dapat berupa pengalaman jangka pendek, speerti kehidupan asrama selama masa studinya. Apabila orang berpikir bahwa daerah pedasaan atau daerah pinggiran kota mencerminkan suatu subbudaya tertentu, latar belakang ini pun akan menjadai faktor budaya dalam masalah kesesakan. Dalam penelitian Walden, Nelson dan Smith (1981) diketahui bahwa penghuni asrama yang berasal dari daerah pedesaan merasakan kesesakan lebih besar daripada mereka yang berasal dari daerah perkotaan.
Sementara itu dalam hal gender, melalui suatu penelitian di laboratorium didapati pria lebih bereaksi negative terhadap kesesakan dibandingkan dengan wanita sehingga perilaku sosial mereka menjadi kasar. Kaum wanita lebih dapat menahan stress.
Laurens, Jonce Marcella. 2005. Arsitektur dan perilaku manusia. Grasindo: Jakarta.